Danau Buyan merupakan salah satu danau alami terindah di Bali yang terletak di kawasan dataran tinggi Bedugul, Kabupaten Buleleng. Dikelilingi hutan hujan tropis yang lebat dan udara pegunungan yang sejuk, danau ini menawarkan suasana tenang dan alami yang jauh dari keramaian wisata Bali Selatan. Bersama Danau Tamblingan dan Danau Beratan, Danau Buyan dikenal sebagai bagian dari “danau kembar” Bali Utara. Keindahan permukaan air yang tenang, kabut tipis di pagi hari, serta lanskap hijau di sekelilingnya menjadikan Danau Buyan destinasi favorit bagi pecinta alam, fotografer, dan wisatawan yang mencari pengalaman liburan yang lebih dekat dengan alam.
Camping di Danau Buyan
Panduan Lengkap Petualangan Alam Bali Utara
Camping di Danau Buyan. Bali dikenal luas sebagai destinasi wisata pantai, pura, dan budaya, tetapi bagi pecinta alam sejati, Bali Utara menyimpan harta tersembunyi yang luar biasa—Danau Buyan. Terletak di dataran tinggi Bedugul, Danau Buyan merupakan salah satu dari tiga danau kembar di kawasan tersebut, bersama dengan Danau Tamblingan dan Danau Beratan. Keindahan alam yang masih alami dan suasana tenang menjadikan Danau Buyan sebagai lokasi camping yang sempurna bagi mereka yang ingin menjauh dari hiruk-pikuk wisata mainstream Bali Selatan.
Camping di Danau Buyan bukan hanya pengalaman bermalam di alam terbuka—itu adalah perjalanan untuk menyatu dengan lingkungan, menghirup udara pegunungan yang segar, menyaksikan kabut pagi yang dramatis, dan menikmati langit malam penuh bintang yang langka ditemukan di daerah perkotaan.

1. Sekilas Tentang Danau Buyan Bedugul
2. Lokasi & Akses Menuju Bumi Perkemahan Danau Buyan
Lokasi camping di Danau Buyan terletak di wilayah Bedugul, tepatnya di Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali Utara. Kawasan ini berada di dataran tinggi sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, sehingga suhu cenderung sejuk sepanjang tahun.
Akses dari Denpasar
Jika Anda memulai perjalanan dari Denpasar, jarak yang ditempuh sekitar ± 80–90 kilometer dengan waktu perjalanan sekitar 2,5–3 jam, tergantung kondisi lalu lintas dan rute yang diambil. Rute yang umum dilalui adalah melalui Tegalalang, Bedugul, lalu mengikuti petunjuk arah menuju Danau Buyan. Kondisi jalan relatif baik, meskipun beberapa bagian memiliki kelokan dan turunan yang memerlukan kehati-hatian pengemudi.
Akses dari Ubud atau Singaraja
Bagi wisatawan yang sudah berada di Ubud, perjalanan ke Danau Buyan akan memakan waktu sekitar 2–2,5 jam. Sementara dari Singaraja di utara Bali, waktu tempuh berkisar ± 1,5–2 jam melalui jalan utama yang mengarah ke Bedugul.
Karena lokasinya yang berada di dataran tinggi, perjalanan menuju danau menawarkan pemandangan perbukitan, kebun kopi, dan udara pegunungan yang menyegarkan

3. Daya Tarik Utama Camping di Danau Buyan
Danau Buyan dikelilingi oleh hutan hujan tropis, pepohonan pinus, dan vegetasi pegunungan lainnya yang menciptakan suasana alami yang kaya secara bio-diversitas. Berikut beberapa karakteristik utama yang membuat area ini menarik:
Suhu dan Iklim
Suhu di sekitar Danau Buyan umumnya berkisar antara 18°C hingga 24°C, dengan malam hari yang bisa terasa lebih dingin. Angin yang lembut dan udara bersih menciptakan suasana camping yang sangat nyaman, terutama bagi mereka yang mencari pengalaman udara pegunungan.
Kabut Pagi
Pagi hari di Danau Buyan sering diselimuti kabut tipis, terutama pada musim-musim tertentu. Kabut ini memberikan nuansa mistis dan sangat fotogenik, terutama saat sinar matahari perlahan menembusnya.
Flora dan Fauna
Hutan di sekitar danau merupakan habitat berbagai spesies burung, serangga, serta flora endemik. Aktivitas burung di pagi hari menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para birdwatcher atau mereka yang hanya ingin menikmati alam secara pasif.

4. Tiket Masuk & Biaya Camping di Danau Buyan
🎫 Tiket Masuk Kawasan
Untuk mengakses kawasan Danau Buyan, wisatawan biasanya dikenakan biaya tiket masuk sederhana yang digunakan untuk pemeliharaan dan kebersihan area. Berikut perkiraan biayanya:
Wisatawan Domestik (WNI): ± IDR 10.000 – 20.000 per orang
Wisatawan Mancanegara (WNA): ± IDR 20.000 – 30.000 per orang
💡 Harga dapat berbeda tergantung kebijakan desa atau pengelola lokal serta waktu kunjungan (misalnya pada akhir pekan atau musim liburan).
🏕️ Biaya Camping di Danau Buyan
Camping di Danau Buyan bersifat alami dan tidak sepenuhnya dikelola sebagai camping ground komersial. Meski begitu, Anda tetap bisa berkemah di area-area yang diperbolehkan dengan membayar iuran sederhana kepada pengelola setempat atau desa adat.
📌 Perkiraan Biaya Camping
| Jenis Camping | Biaya (Per Orang / Per Malam) | Keterangan |
|---|---|---|
| Camping Mandiri (tenda sendiri) | ± IDR 20.000 – 40.000 | Iuran area camping saja |
| Camping + Sewa Tenda (standar) | ± IDR 100.000 – 180.000 | Tenda untuk 2–4 orang |
| Camping + Fasilitas Tambahan | ± IDR 180.000 – 300.000 | Termasuk perlengkapan & kasur |
💡 Perlu diingat bahwa biaya sewa tenda dapat sangat bervariasi tergantung pemilik lokal, ukuran tenda, dan fasilitas tambahan seperti kasur, matras, lampu, atau sleeping bag.

5. Pilihan Area Camping di Sekitar Danau Buyan
Area camping di Danau Buyan umumnya bersifat alami dan kurang dikelola secara komersial seperti lokasi-lokasi camping terkenal di Bali Selatan. Namun hal ini justru menjadi nilai plus bagi para backpacker dan pecinta outdoor sejati.
Spot Camping Tepi Danau
Beberapa titik di sepanjang tepian danau menyediakan area datar yang dapat digunakan untuk mendirikan tenda. Spot-spot ini biasanya memberikan pemandangan langsung ke danau, sehingga Anda bisa menikmati sunrise dan sunset dengan latar air yang tenang.
Area Pinggir Kebun dan Hutan
Selain tepi danau, terdapat juga area pinggir kebun atau hutan dekat danau yang cukup luas dan bisa dipilih sebagai spot camping alternatif untuk yang menginginkan suasana lebih privat.
Catatan: Karena area ini bersifat alami dan tidak dikelola oleh pihak tertentu secara resmi, sangat disarankan untuk mengonfirmasi izin kepada warga lokal atau pihak desa adat setempat sebelum mendirikan tenda.













