7 Tempat Camping Bali, Cocok untuk Healing

Tempat Camping Populer di Bali

7 Tempat camping Bali. Bali bukan hanya destinasi pantai dan budaya. Di balik gemerlapnya, tersembunyi surga alam yang menanti untuk dijelajahi—tempat di mana camping menjadi cara terbaik merasakan Bali secara autentik, dari sunrise di pegunungan hingga bintang-bintang di langit malam. Mulai dari danau di dataran tinggi, hutan lebat, perbukitan hijau hingga pantai tersembunyi, Bali menawarkan banyak lokasi camping dengan pemandangan yang menakjubkan dan udara yang sejuk.

Camping di Bali bukan hanya soal menginap di alam terbuka, tetapi juga pengalaman menyatu dengan alam, merasakan ketenangan, menyaksikan sunrise dari balik gunung, atau sekadar berbincang di bawah cahaya bintang.

Siap menyatu dengan alam? Inilah 7 spot camping terbaik di Bali yang akan membawamu ke sisi Bali yang tak terduga—tenang, liar, dan memesona.


1. Danau Tamblingan – Suasana Mistis dan Damai di Utara Bali


Lokasi: Desa Munduk, Kabupaten Buleleng
Daya tarik: Danau alami, kabut pagi, suasana hening

Danau Tamblingan adalah salah satu tempat camping favorit di Bali Utara. Terletak di kaki Gunung Lesung, danau ini dikelilingi hutan tropis lebat dan sering diselimuti kabut pagi yang membuat suasananya terasa mistis dan menenangkan.

Kamu bisa mendirikan tenda di tepi danau sambil menikmati panorama yang fotogenik, udara segar, dan suara alam yang menenangkan. Tersedia juga penyewaan kano tradisional bagi yang ingin menyusuri danau. Camping di danau Tamblingan dengan mobil Campervan

Harga Tiket Masuk & Biaya Camping

  • Tiket masuk: ± Rp10.000 – Rp20.000 / orang

  • Biaya camping: ± Rp25.000 – Rp50.000 / orang / malam

  • Parkir mobil: ± Rp10.000 – Rp20.000

Fasilitas:

  • Area camping berbayar dan gratis

  • Toilet umum

  • Warung kecil dan parkir

  • Penduduk lokal ramah dan bisa menyewakan tenda

Tips:

  • Bawa jaket tebal, suhu bisa sangat dingin di malam hari.

  • Hindari membuang sampah sembarangan untuk menjaga kebersihan alam.

Tempat camping bali - Panorama danau tenang di Bali dengan tenda camping di tepinya saat kabut pagi.
Healing maksimal di tempat camping Bali—tenang, sejuk, dan penuh kedamaian.

2. Bukit Asah – Camping Romantis dengan View Laut

Lokasi: Desa Bugbug, Karangasem
Daya tarik: Pemandangan laut lepas, sunrise spektakuler, cocok untuk pasangan

Bukit Asah adalah destinasi camping favorit di Bali Timur, terutama bagi pasangan dan fotografer. Dari atas bukit, Anda bisa menyaksikan hamparan Samudera Hindia yang luas, suara ombak yang menghantam tebing, serta sunrise yang muncul perlahan dari balik cakrawala.

Lokasi ini sangat cocok untuk camping santai, menikmati senja, dan bermalam di bawah langit penuh bintang.

Harga Tiket Masuk & Biaya Camping

  • Tiket masuk: ± Rp10.000 – Rp15.000 / orang

  • Biaya camping: ± Rp25.000 – Rp50.000 / tenda

  • Sewa tenda: Mulai Rp150.000 – Rp250.000

Fasilitas:

  • Area camping luas dan datar

  • Sewa tenda & matras

  • Toilet sederhana dan warung

Tips:

  • Datang lebih awal saat musim liburan karena lokasi ini cukup populer

  • Jangan lupa powerbank, karena tidak ada sumber listrik


3. Danau Beratan – Camping Sejuk di Dataran Tinggi Bedugul

Lokasi: Bedugul, Kabupaten Tabanan
Daya tarik: Udara sejuk, dekat Pura Ulun Danu, sunrise indah

Danau Beratan terkenal dengan Pura Ulun Danu yang sering muncul di kartu pos Bali. Namun, banyak yang belum tahu bahwa kamu juga bisa camping di sekitar danau ini. Suasana sejuk khas pegunungan dan pemandangan danau yang tenang menjadi daya tarik utama.

Area sekitar Kebun Raya Bedugul juga sering dipakai untuk camping keluarga dan acara komunitas.

Harga Tiket & Biaya

  • Tiket kawasan Bedugul: ± Rp30.000 – Rp50.000

  • Biaya camping: Tergantung area (izin pengelola setempat)

Fasilitas:

  • Toilet, warung, area parkir

  • Kebun raya dan spot foto melimpah

  • Dekat dengan tempat wisata lainnya

Tips:

  • Cocok untuk camping keluarga

  • Hati-hati dengan kabut tebal di pagi hari

Tempat camping bali - Panorama danau tenang di Bali dengan tenda camping di tepinya saat kabut pagi.
Camping di Bali bukan sekadar liburan—ini perjalanan batin. Alam yang tenang dan udara pegunungan menghadirkan kedamaian sejati.

4. Gunung Batur – Camping Sekaligus Mendaki

Lokasi: Kintamani, Bangli
Daya tarik: Sunrise dari ketinggian, pemandangan Danau Batur, trekking ringan

Ingin pengalaman camping sekaligus mendaki gunung di Bali? Gunung Batur adalah jawabannya. Gunung ini terkenal dengan sunrise-nya yang indah dan medan pendakian yang relatif mudah. Banyak wisatawan yang memilih camping semalam di basecamp atau di puncak agar bisa menikmati matahari terbit langsung dari atas gunung.

Biaya & Tiket

  • Tiket pendakian: ± Rp100.000 – Rp150.000

  • Guide lokal: Disarankan demi keamanan

Fasilitas:

  • Area camping di sekitar Toya Bungkah

  • Pemandu lokal tersedia

  • Sumber air panas alami (hot spring)

Tips:

  • Gunakan jasa guide lokal untuk keamanan

  • Bawa headlamp dan alas tidur tebal


5. Pantai Nyang Nyang – Camping di Pantai Tersembunyi

Lokasi: Pecatu, Uluwatu
Daya tarik: Pantai sepi, suasana alami, spot selancar

Pantai Nyang Nyang adalah salah satu pantai tersembunyi di Bali Selatan yang masih sepi dan bersih. Untuk menuju ke pantai, kamu harus menuruni puluhan anak tangga, namun semua terbayar saat kamu melihat pasir putih yang luas dan ombak yang menggulung sempurna. Camping di sini sangat cocok untuk petualang sejati yang ingin merasakan hidup di pantai tropis tanpa gangguan.

Biaya

  • Tiket masuk: ± Rp5.000 – Rp10.000

  • Camping: Gratis (tanpa fasilitas)

Fasilitas:

  • Tidak ada fasilitas modern

  • Harus membawa perlengkapan sendiri

  • Tidak cocok untuk anak kecil atau orang tua

Tips:

  • Bawa air bersih dan logistik yang cukup

  • Hindari datang saat musim hujan karena jalanan licin


6. Savana Tianyar – Camping di Padang Rumput Eksotis Bali Timur

Lokasi: Desa Tianyar, Kabupaten Karangasem
Daya tarik: Padang savana luas, latar Gunung Agung, suasana alam liar seperti Afrika

Savana Tianyar menawarkan pengalaman camping yang sangat berbeda dibandingkan lokasi lain di Bali. Hamparan padang rumput kering yang luas, pohon-pohon lontar, serta siluet megah Gunung Agung di kejauhan menciptakan lanskap eksotis yang jarang ditemui di Pulau Dewata. Saat musim kemarau, area ini tampak seperti savana Afrika, sementara di musim hujan berubah menjadi padang hijau yang menyejukkan mata.

Camping di Savana Tianyar cocok untuk kamu yang menyukai suasana alam terbuka, tenang, dan jauh dari keramaian wisata. Area ini juga populer di kalangan fotografer landscape karena panorama sunrise dan sunset yang dramatis.

Fasilitas:

  • Area camping luas dan terbuka

  • Akses jalan cukup baik untuk motor dan mobil

  • Area parkir alami

  • Minim fasilitas umum (tanpa toilet permanen)

Tips:

  • Bawa air bersih, logistik, dan perlengkapan camping lengkap

  • Gunakan alas tenda yang kuat karena tanah cukup keras saat musim kemarau

  • Datang sore hari untuk mendapatkan spot terbaik dan menikmati golden hour


7. Bukit Cemara – Camping dengan Panorama Laut dan Gunung Sekaligus

Lokasi: Desa Seraya, Karangasem
Daya tarik: View Gunung Agung, Samudera Hindia, sunset & sunrise memukau

Bukit Cemara adalah salah satu spot camping terbaru di kawasan Karangasem, tepatnya di perbukitan Seraya Timur. Dari lokasi camping, kamu bisa melihat panorama Gunung Agung yang megah di satu sisi, dan birunya Laut Bali di sisi lainnya. Saat malam, kamu akan disuguhi langit penuh bintang dan angin laut yang sejuk. Tempat ini cocok bagi pencinta alam dan fotografi landscape.

Fasilitas:

  • Area camping luas di puncak bukit

  • Akses bisa dilalui motor dan mobil, asal hati-hati.
  • Belum banyak fasilitas umum, jadi lebih cocok untuk camper berpengalaman

Tips:

  • Bawa perlengkapan lengkap termasuk logistik dan air minum

  • Camping paling nyaman saat musim kemarau—dirikan tenda di pagi atau sore untuk suasana yang sejuk.
  • Jangan lupa kamera untuk menangkap golden hour!

Tempat camping bali -
Liburan seru bareng keluarga di tempat camping Bali—penuh keceriaan dan keindahan alam!

Peralatan yang Wajib Dibawa Saat Camping di Bali

Agar camping berjalan lancar dan nyaman, pastikan kamu membawa:

  • Tenda dan matras

  • Sleeping bag

  • Jaket hangat dan pakaian ganti

  • Powerbank / headlamp / senter

  • Alat masak portabel dan logistik

  • Trash bag untuk sampah pribadi

  • Obat pribadi dan P3K


Tips Menjaga Alam Saat Camping

Camping bukan hanya soal menikmati alam, tetapi juga tentang bagaimana kita berperilaku untuk menjaga kelestariannya. Setiap camper memiliki tanggung jawab untuk memastikan lingkungan tetap bersih, aman, dan dapat dinikmati oleh generasi berikutnya. Berikut beberapa tips penting yang perlu diperhatikan saat camping di Bali:

1. Jangan Tinggalkan Sampah Sekecil Apa Pun

Prinsip utama camping yang bertanggung jawab adalah leave no trace.
Bawa selalu trash bag untuk menampung sampah pribadi—baik sampah organik maupun non-organik. Jangan tinggalkan puntung rokok, tisu basah, atau plastik makanan yang sulit terurai. Jika bisa, bawalah sampahmu kembali ke kota untuk dibuang di tempat yang tepat.

2. Gunakan Produk Ramah Lingkungan

Saat camping di danau, pantai, atau hutan, hindari menggunakan sabun biasa atau produk kimia lain yang dapat mencemari tanah dan air. Pilih sabun biodegradable yang cepat terurai dan aman untuk ekosistem. Hal kecil ini sangat berdampak pada kelestarian alam di Bali.

3. Jangan Merusak Vegetasi atau Mengambil Flora Fauna

Beberapa spot camping di Bali memiliki tanaman endemik atau area hutan yang sensitif.
Pastikan kamu tidak:

  • Membabat rumput berlebihan saat membuka lahan

  • Memetik tanaman atau bunga untuk dekorasi

  • Mengganggu satwa liar, termasuk anjing dan burung lokal

Biarkan alam tetap alami tanpa intervensi manusia.

4. Hindari Membuat Api Unggun Sembarangan

Api unggun memang identik dengan camping, tetapi tidak semua lokasi mengizinkannya.
Hindari membuat api unggun:

  • Di area berangin kencang

  • Di dekat vegetasi kering

  • Saat musim kemarau panjang

  • Tanpa alas batu atau pengaman

Jika ingin membuat api unggun, gunakan fire pit yang sudah disediakan atau pastikan kamu memadamkannya hingga benar-benar dingin sebelum tidur atau meninggalkan lokasi.

5. Jaga Keheningan dan Hormati Camper Lain

Camping adalah momen untuk menenangkan diri. Jaga volume suara musik, tawa, atau percakapan agar tidak mengganggu camper lain. Beberapa lokasi juga dekat dengan desa adat yang menghargai kesunyian di waktu tertentu.

6. Patuhi Aturan Lokal & Adat Setempat

Setiap desa atau area camping sering memiliki peraturan tersendiri, seperti larangan masuk ke area suci, batas mendirikan tenda, hingga aturan jam malam.
Hormati aturan tersebut, termasuk larangan merokok di tempat tertentu atau meminta izin saat mengambil foto di lokasi yang dianggap sakral.

7. Gunakan Jalur Trek yang Sudah Ada

Saat menjelajah area di sekitar lokasi camping, gunakan jalur resmi untuk menghindari kerusakan tanah, akar pohon, dan habitat satwa kecil. Trek baru yang dibuat sembarangan bisa merusak ekosistem.

8. Batasi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Bawa botol minum refill, kotak makan, dan alat makan sendiri untuk mengurangi sampah plastik. Selain praktis, ini membantu menjaga Bali tetap bersih.

Tips dan Trik Seputar Camping di Bali

Agar pengalaman camping di Bali berjalan aman, nyaman, dan berkesan, ada beberapa tips dan trik penting yang perlu kamu perhatikan—terutama jika camping dilakukan di alam terbuka seperti danau, savana, pantai, atau pegunungan.

1. Pilih Lokasi Camping Sesuai Gaya Perjalanan

Tidak semua tempat camping cocok untuk semua orang. Jika kamu camping bersama keluarga atau anak-anak, pilih lokasi dengan akses mudah dan fasilitas dasar seperti toilet dan area datar. Untuk petualang berpengalaman, lokasi seperti savana, pantai tersembunyi, atau pegunungan bisa menjadi pilihan yang menantang dan memuaskan.

2. Perhatikan Cuaca dan Musim

Musim kemarau (April–Oktober) adalah waktu terbaik untuk camping di Bali karena minim hujan dan jalur lebih aman. Saat musim hujan, pastikan:

  • Tenda anti air
  • Lokasi tidak rawan banjir
  • Alas tidur terlindungi dari tanah lembap

Selalu cek prakiraan cuaca sebelum berangkat.

3. Datang Lebih Awal untuk Mendapat Spot Terbaik

Datang di sore hari memberi waktu cukup untuk:

  • Memilih lokasi tenda terbaik
  • Mendirikan tenda dengan aman
  • Menikmati sunset dan suasana tenang

Hindari mendirikan tenda saat malam hari karena risiko salah memilih lokasi dan minim pencahayaan.

4. Gunakan Perlengkapan yang Sesuai Medan

Setiap lokasi membutuhkan perlengkapan berbeda:

  • Danau & pegunungan: Jaket tebal, sleeping bag hangat
  • Pantai & savana: Tenda kokoh, penahan angin, topi & sunscreen
  • Campervan: Pastikan parkir aman dan datar

Jangan membawa perlengkapan berlebihan, tapi pastikan semua kebutuhan utama terpenuhi.

5. Siapkan Logistik dengan Perhitungan Matang

Bawa makanan dan minuman secukupnya sesuai durasi camping. Pilih bahan makanan:

  • Mudah dimasak
  • Tidak cepat basi
  • Tidak menghasilkan banyak sampah

Air minum adalah prioritas utama, terutama di lokasi yang jauh dari warung atau sumber air.

6. Manfaatkan Campervan untuk Camping Lebih Praktis

Jika ingin camping tanpa ribet membawa banyak perlengkapan, campervan adalah solusi ideal. Dengan campervan, kamu mendapatkan:

  • Tempat tidur yang nyaman
  • Area memasak praktis
  • Perlindungan dari hujan dan angin

Camping dengan campervan juga cocok untuk perjalanan panjang dan berpindah lokasi.

7. Jaga Kebersihan dan Terapkan Prinsip Leave No Trace

Selalu ingat bahwa alam bukan tempat sampah. Pastikan kamu:

  • Membawa kembali semua sampah
  • Tidak merusak tanaman atau batu alam
  • Tidak meninggalkan bekas api unggun

Camping yang bertanggung jawab menjaga keindahan Bali tetap lestari.

8. Hormati Alam dan Masyarakat Lokal

Beberapa lokasi camping berada dekat desa adat atau area sakral. Jaga sikap, berpakaian sopan, dan patuhi aturan setempat. Jika ragu, jangan segan bertanya kepada warga lokal.

9. Siapkan Penerangan dan Daya Cadangan

Lampu tenda, senter, atau headlamp sangat penting di malam hari. Jangan lupa membawa powerbank atau baterai cadangan karena sebagian besar lokasi camping tidak memiliki listrik.

10. Nikmati Momen dan Lepas dari Rutinitas

Camping bukan hanya tentang destinasi, tetapi juga tentang pengalaman. Kurangi penggunaan gadget, nikmati alam, dengarkan suara angin dan serangga malam, serta rasakan ketenangan yang jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.


Penutup

Camping di Bali menawarkan lebih dari sekadar kegiatan bermalam di alam terbuka. Ini adalah kesempatan untuk merasakan sisi Bali yang lebih damai, intim, dan spiritual—jauh dari keramaian kota dan hiruk-pikuk wisata mainstream.
Dari ketenangan Danau Tamblingan yang berkabut, sejuknya Bedugul, sunset dramatis di Bukit Asah, hingga langit berbintang di Bukit Cemara, setiap lokasi camping menghadirkan pengalaman unik yang menyentuh jiwa.

Dengan membawa perlengkapan yang tepat dan mempraktikkan etika menjaga alam, pengalaman campingmu tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membantu menjaga Bali tetap indah. Alam adalah rumah bagi kita semua—dan saat kita memperlakukannya dengan penuh hormat, ia akan membalas dengan keindahan yang tak terlupakan.

Jadi, sudah siap menjelajahi Bali dengan cara yang berbeda—lebih dekat dengan alam dan lebih damai dari sebelumnya?
Ambil tenda, ajak sahabat atau keluarga, dan temukan Bali versi terbaiknya melalui camping.

FAQ – Camping di Bali

1. Kapan waktu terbaik untuk camping di Bali?

Waktu terbaik untuk camping di Bali adalah saat musim kemarau, yaitu antara April–Oktober. Cuaca cenderung cerah, aman untuk mendirikan tenda, dan pemandangan sunrise–sunset lebih maksimal.


2. Apakah camping di Bali aman untuk pemula?

Ya, aman. Banyak lokasi seperti Danau Beratan, Wanagiri, atau Bukit Asah yang cocok untuk pemula karena aksesnya mudah dan fasilitasnya memadai. Namun tetap bawa peralatan dasar seperti lampu, jaket hangat, dan P3K.


3. Apakah perlu izin untuk camping di Bali?

Beberapa lokasi memerlukan izin atau retribusi lokal, seperti kawasan danau atau area wisata resmi. Di tempat yang tidak memiliki pos penjaga, kamu cukup menjaga aturan lingkungan dan adat setempat.


4. Apakah ada penyewaan tenda di lokasi camping Bali?

Ya. Hampir semua spot terkenal seperti Danau Tamblingan, Bukit Asah, dan Wanagiri menyediakan penyewaan tenda, matras, hingga perlengkapan camping lainnya. Harganya terjangkau dan tersedia banyak pilihan.


5. Apakah boleh membuat api unggun?

Tergantung lokasi. Beberapa tempat mengizinkan api unggun dengan syarat aman, sementara lokasi seperti pantai atau area hutan tertentu melarang api unggun untuk mencegah kebakaran. Selalu cek aturan lokal.


6. Bagaimana kondisi cuaca di tempat camping pegunungan Bali?

Lokasi seperti Tamblingan, Bedugul, dan Kintamani memiliki suhu yang bisa turun hingga 12–18°C pada malam hari. Pastikan membawa sleeping bag, jaket hangat, dan alas tidur tebal.


7. Apakah aman camping di pantai seperti Nyang Nyang?

Aman, tetapi lebih cocok untuk camper berpengalaman. Tidak ada fasilitas, akses harus menuruni tebing, dan kamu harus membawa semua perlengkapan sendiri, termasuk air bersih.


8. Apakah bisa camping bersama keluarga atau anak-anak?

Bisa! Tempat paling nyaman untuk keluarga antara lain: Danau Beratan, Wanagiri, Bukit Asah. Area ini memiliki akses mudah dan fasilitas dasar seperti toilet serta warung.


9. Apakah ada campervan-friendly spot di Bali?

Ada! Beberapa tempat menerima campervan seperti Danau Tamblingan, Bukit Asah, dan beberapa area di Kintamani. Pastikan cek akses jalan dan lahan parkir sebelum berangkat.


10. Apa tips terpenting saat camping di Bali?

  • Selalu bawa pulang sampah sendiri.

  • Gunakan sabun ramah lingkungan.

  • Jangan merusak tanaman atau membuat api sembarangan.

  • Hormati adat dan aturan lokal.

  • Cek prakiraan cuaca sebelum berangkat.

Featured Article

15 Hal Penting Sebelum Sewa Campervan — panduan praktis memilih campervan terbaik untuk perjalanan nyaman dan bebas di Bali
Momen kebersamaan keluarga saat camping bersama anak di akhir pekan
Camping di Danau Buyan - Info camping, sewa alat dan campervan Bali
camping di bukit asah - Tempat Camping dan Healing di Bali Timur
East Bali Campervan
Sewa campervan mulai Rp500K/hari. Bebas jelajah, camping, sunrise, surfing, semua bisa!
Pesan via WhatsApp
Campervan